Tersangka Korupsi Dana Bos Kemenag Jabar Rp22 Miliar Diserahkan Tim Penyidik Kejaksaan

- Penulis Berita

Kamis, 2 Februari 2023 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasipenkum Kejati Jabar, Sutan Sinomba.

Kasipenkum Kejati Jabar, Sutan Sinomba.

BandungPubr. Com –Empat tersangka kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Jabar yang merugikan negara sebesar 22 miliar yaitu tersangka dengan inisial EH, AL, MK, MSA pada hari ini Kamis 2 Februari 2023, diserahkan Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat ke Jaksa Penuntut Umum.

Selain tersangka, Jaksa penyidik juga melakukan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum.

Kasipenkum Kejati Jabar, Sutan Sinomba menjelaskan bahwa keempat tersangka yang diduga telah melakukan Mark Up biaya penggandaan soal ujian bagi Madrasah Tsanawiyah (MTS) yang menggunakan dana BOS diduga melanggar Pasal 2, Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Penyerahan tersangka dan barang bukti dari Penyidik Kejati Jabar ke Penuntut Umum dilaksanakan 13.00 Wib sampai dengan selesai, keempat tersangka Al, EH, MK dan MSA ditahan selama 20 (dua puluh) hari kedepan dari tanggal 2 Februari 2023 sampai dengan 21 Februari 2023 berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Print- 349/M.2.10/Ft.1/02/2023, Print-351/M.2.10/Ft.1/02/2023, Print-353/M.2.10/Ft.1/02/2023, dan Print-349/M.2.10/Ft.1/02/2023, Tiga dari empat tersangka yaitu AL, EH dan MK ditahan di Rumah Tahan Negara Perempuan Kelas IIA Bandung sementara tersangka MSA ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Bandung (Kebon Waru), ” jelasnya, Kamis 2 Februari 2023 sore di Kantor Kejati Jabar.

Sutan menambahkan, bahwa nantinya JPU akan melakukan kordinasi dengan pengadilan, untuk penentuan jadwal persidangan.

“Sekarang jadi kewenangan JPU, nanti untuk persidangan itu JPU yang akan menentukan ke pengadilan, dan selanjutnya ditentukan pihak pengadilan terkait jadwal sidang, ” pungkasnya.

Editor: Beny

Berita Terkait

”Refleksi Nilai-Nilai Ibadah Haji dan Ibadah Kurban sebagai Upaya Menguatkan Kesalehan Individual dan Sosial”
Minggu Besok di CFD Dago Bakal Digelar Pelayanan Administrasi Pembayaran Pajak Hingga Pengurusan SIM, Catat Waktunya !
Bukti Kerja Nyata, Pemkot Bandung Peroleh Penghargaan dari Pemprov Jabar dalam Mensejahterakan Masyarakat Terutama Lansia
Hewan Kurban di Kota Bandung Aman dari PMK dan Antraks
Pj Wali Kota Bandung Berharap Umat Muslim Dapat Meneladani Nabi Ibrahim AS, yang Senantiasa Ikhlas dan Sabar
DKPP Kota Bandung Menyatakan Jumlah Hewan Yang Disemblih Tahun 2024 Alami Peningkatan
Sapi Qurban Yang Terpelosok ke dalam Parit Berhasil Diselamatkan Diskar Kota Bandung
Kehadiran Starlink di Indonesia Akankah Menjadi Ancaman, Berikut Penjelasan dari Sang Pemilik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 23:24 WIB

Rekam Jejak Mayjen TNI (Purn) Purwo Sudaryanto di Kalimantan Tengah

Jumat, 21 Juni 2024 - 06:53 WIB

Kegiatan TRAMP untuk Susur Sungai Ciliwung dan Penghijauan Bantaran

Jumat, 21 Juni 2024 - 01:33 WIB

Harapan Besar Rakyat Sampang Pada Sosok Aba Idi Sebagai Bupati Sampang

Kamis, 20 Juni 2024 - 05:51 WIB

Dengan Digitalisasi, Proses Kurban di Masjid Al Marjan Jadi Lebih Mudah

Rabu, 19 Juni 2024 - 01:36 WIB

Guna Memastikan Kebersihan Sungai, Sekda Herman Pantau Kondisi Sungai Citarum di Batujajar

Selasa, 18 Juni 2024 - 10:32 WIB

Aktivis Muda Putra Daerah Sampang Yayan , Tanggapi Voice Note Yang Viral

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:41 WIB

PAUDQu Kharisma, Berawal dari Kepedulian

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:42 WIB

Sambut Kenaikan Kelas, Puluhan Siswa- Siswa PAUD KB Melati 2 Kalapanunggal Gelar Pentas Seni

Berita Terbaru