Frans Seda: ‘Pahlawan Nasional’ Dari Nusa Tenggara Timur

- Penulis Berita

Senin, 18 Desember 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNGPUBER.COM, Jakarta – Frans Seda, nama lengkapnya Franciscus Xaverius Seda, adalah seorang tokoh yang meninggalkan jejak abadi dalam sejarah Indonesia, dan patut diangkat sebagai pahlawan. Dalam konteks penghargaan tertinggi yang dapat diberikan kepada seseorang, yaitu gelar pahlawan, Frans Seda mewakili esensi dari kriteria tersebut. Hal ini disampaikan oleh DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., M.Mar kepada media pada hari Senin (18/12).

Ditambahkan oleh Tokoh Muda NTT ini, “Bahwa sejarah Indonesia telah mencatat berbagai kontribusi luar biasa dari Frans Seda dalam merintis dan membentuk dasar-dasar ekonomi Indonesia pasca-kemerdekaan. Ini menandakan bukan hanya tindakan heroik di masa lalu, tetapi juga pencapaian berkelanjutan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.”

Selanjutnya, Ketua Bidang Penataan dan Distribusi Kader Pengurus Pusat Pemuda Katolik ini menegaskan bahwa integritas moral dan etika tinggi yang dimiliki oleh Frans Seda juga menjadi alasan kuat untuk penganugerahan gelar pahlawan.

“Kejujurannya, dedikasinya terhadap kepentingan umum, dan sikap adilnya dalam berbagai situasi menjadikannya teladan positif bagi masyarakat,” ujar Marcellus Hakeng.

Marcellus Hakeng menambahkan pula Frans Seda adalah contoh nyata bahwa gelar pahlawan bukan sekadar pengakuan atas tindakan heroik semata, melainkan bentuk penghargaan untuk kontribusi luar biasa, visi jangka panjang, dan integritas pribadi yang tinggi. Sebagai pemimpin dan pemikir, “Frans Seda mewariskan inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus berkontribusi dalam memajukan bangsa dan mencapai kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” kata Marcellus.

Marcellus Hakeng juga menjelaskan, Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) akan merasakan kebahagiaan yang mendalam jika Frans Seda dianugerahi gelar pahlawan nasional. Gelar ini bukan hanya sebagai penghargaan, tetapi juga sebagai simbol atas dedikasi luar biasa Frans Seda terhadap perjuangan dan pembangunan bangsa, khususnya dalam konteks NTT.

“Dengan penganugerahan gelar pahlawan, masyarakat NTT akan merayakan warisan besar yang telah ditinggalkan oleh tokoh ini, merasa dihormati atas kontribusi gemilangnya, dan melihat pengakuan resmi dari negara terhadap peran signifikan Seda dalam membentuk sejarah dan kesejahteraan Indonesia, yang efeknya masih terasa hingga saat ini,” tambah Marcellus Hakeng.

Dalam konteks saat ini, Dr. Marcellus Hakeng menyampaikan pesan, calon presiden dan calon wakil presiden yang memperhatikan serta mendukung pengakuan ini dapat membangun citra mereka sebagai pemimpin yang memahami sejarah dan kebutuhan khusus daerah-daerah seperti NTT.

“Menerima gelar pahlawan untuk Frans Seda dapat diartikan sebagai komitmen pemimpin masa depan untuk menghargai kontribusi lokal. Ini dapat menjadi faktor yang memengaruhi dukungan dan identifikasi masyarakat NTT terhadap kandidat tertentu dalam Pemilu 2024,” tegas Marcellus Hakeng.

Franciscus Xaverius Seda, yang lebih dikenal dengan panggilan Frans Seda, dilahirkan di Maumere, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 4 Oktober 1926. Ia belajar di Kolese Xaverius Muntilan dan HBS (Hollandsche Burgerschool) di Surabaya. Gelar sarjana ekonomi diraihnya dari Katolieke Economische Hogeschool, Tilburg, Nederland pada tahun 1956. Frans Seda adalah seorang politikus, menteri, tokoh gereja, pengamat politik, dan pengusaha Indonesia. (Dodi).

Berita Terkait

Syahid Ibrahim Sampaikan Apresiasi Tinggi Atas Kesuksesan Helmy Yahya Berikan Motivasi Untuk PT KPI Unit Dumai
Ada Campur Tangan Oknum Petugas, Proyek Rumah Kos Berujung Pelaporan
Indonesia Akan Selenggarakan Halal Expo di Brunai
Tensi Politik Memanas: Ribuan Massa Kepung Kantor Pemkab Sampang
Johanes Gluba Gebse Kandidat Dengan Elektabilitas Terunggul Sebagai Calon Gubernur Papua
Tim Pemanjat Putri TRAMP Luncurkan Ekspedisi Pemanjatan Tebing Parang TRAMP
Dana Dimakan Marketing BCA Multifinance, Rekening Nasabah di Debit Bayar Cicilan
Hakim MK Guntur Hamzah Kembali Akan Dilaporkan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Negara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 23:24 WIB

Rekam Jejak Mayjen TNI (Purn) Purwo Sudaryanto di Kalimantan Tengah

Jumat, 21 Juni 2024 - 06:53 WIB

Kegiatan TRAMP untuk Susur Sungai Ciliwung dan Penghijauan Bantaran

Jumat, 21 Juni 2024 - 01:33 WIB

Harapan Besar Rakyat Sampang Pada Sosok Aba Idi Sebagai Bupati Sampang

Kamis, 20 Juni 2024 - 05:51 WIB

Dengan Digitalisasi, Proses Kurban di Masjid Al Marjan Jadi Lebih Mudah

Rabu, 19 Juni 2024 - 01:36 WIB

Guna Memastikan Kebersihan Sungai, Sekda Herman Pantau Kondisi Sungai Citarum di Batujajar

Selasa, 18 Juni 2024 - 10:32 WIB

Aktivis Muda Putra Daerah Sampang Yayan , Tanggapi Voice Note Yang Viral

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:41 WIB

PAUDQu Kharisma, Berawal dari Kepedulian

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:42 WIB

Sambut Kenaikan Kelas, Puluhan Siswa- Siswa PAUD KB Melati 2 Kalapanunggal Gelar Pentas Seni

Berita Terbaru