Jubir PKS : Untuk Beli Pertalite Dan Solar Kog Rakyat Dibuat Ribet..!

- Penulis Berita

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara PKS Pipin Sopian. ft dok PKS

Juru Bicara PKS Pipin Sopian. ft dok PKS

Jakarta. BandungPuber. Com — Juru Bicara PKS, Pipin Sopian mengkritik rencana PT Pertamina yang akan mewajibkan pemilik kendaraan roda empat atau lebih untuk membeli BBM bersubsidi (solar dan pertalite) melalui aplikasi MyPertamina. Pipin menilai aturan tersebut merepotkan rakyat dan berpotensi menumbulkan masalah baru.

“Negara seharusnya hadir untuk memberikan rasa keadilan dan memudahkan rakyat, kok ini justru malah merepotkan. Era teknologi harusnya membuat semua serba simpel, ini malah dibuat ribet. Kebijakan ini harus dicabut,” ungkap Pipin dalam keterangannya, Rabu (29/6/2022).

Lebih lanjut Pipin mengatakan jika negara ingin melakukan pengaturan terhadap penjualan BBM bersubsidi agar tepat sasaran cukup dibuat aturan dan sanksi jelas.

“Sebenarnya peraturannya bisa dibuat simpel. Misalnya mobil cc di atas 1500 dilarang menggunakan pertalite, di bawah 1500cc boleh menggunakan pertalite. Begitu juga motor di atas 125cc dilarang, motor dibawah 125cc boleh. Asalkan aturannya jelas dan sanksi yang tegas,” lanjut Pipin.

Selain merepotkan, Pipin juga menilai penggunaan HP saat pengisian BBM di SPBU juga berisiko. “Penggunaan HP saat pengisian BBM kan sudah dilarang, itu sudah ada aturannya. Kok malah mau dibolehkan. Sama saja menjebloskan konsumen dalam bahaya,” jelas Pipin.

Terakhir, Pipin menilai aturan ini tidak adil karena tidak semua masyarakat memiliki HP dan kuota data yang memadai, serta kondisi jaringan internet yang bagus di setiap daerah.

“Tidak semua masyarakat, khususnya kalangan menengah bawah memiliki HP dan memiliki cukup kuota data sehingga membuat aturan ini tidak adil. Selain itu pemanfaatan aplikasi harus tergantung kondisi jaringan internet. Sementara, sinyal internet di daerah cenderung terbatas. Selain itu tidak semua orang memiliki perangkat handphone. Bahkan dikhawatirkan tidak semua konsumen Pertalite itu menggunakan gadget. Ini juga akan menjadi masalah baru,” paparnya.

Selain itu, menurut Pipin, tidak semua konsumen memiliki pengetahuan yang baik dengan teknologi smart phone terbaru.

“Bagi masyarakat yang sudah berumur dan pendidikan rendah bisa dipastikan akan menghadapi kesulitan ketika akan membeli bahan bakar pertalite. Selain itu, kesiapan petugas SPBU menjalankannya di lapangan karna dianggap menyulitkan dalam bertransaksi,“ paparnya.

Menurut Pipin, dengan mengontrol pembelian Pertalite, Pemerintah sepertinya ingin mengontrol untuk mulai mengurangi distribusi Pertalite ditengah-tengah masyarakat.“Artinya masyarakat didorong untuk menggunakan Pertamax yang jelas-jelas dijual dengan harga pasar,” katanya.

Politisi asal Purwakarta ini mendesak agar pemerintah mau mendengar masukan dan keluhan dari masyarakat yang menghadapi kesulitan dalam menggunakan aplikasi tersebut. *PKS. id

 

Editor: Beny

Berita Terkait

Ketua Umum IKKT Pragati Wira Anggini Membuka Asa Sekolah Master Indonesia Depok
Komisi II DPRD Jabar Dorong Dinas Terkait Untuk Segera Perbaiki Hutan Lahan Kritis
Terkait “Hantu di Sekolah” Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin Angkat Bicara
IGTKA Ciawi Gelar Wisuda Akbar Libatkan 10 Lembaga PAUDQu
Tarian Tradisional Warnai Pelepasan Siswa PAUDQu Kharisma
Kejuaraan Menembak Sukses Digelar Q-JANG SHOOTING CLUB, Bertabur Selebriti, Medali & Hadiah Jutaan Rupiah
Dukung Budidaya Perikanan Terpadu, Regal Springs Indonesia dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauran IPB Jalin Kerjasama
Bey Machmudin Dorong Jabar Tingkatkan Produksi Bawang Merah
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 04:43 WIB

Sidang Ditunda, Mantan Bupati Tanimbar Klaim Penetapan Tersangka Cacat Hukum

Jumat, 19 Juli 2024 - 02:00 WIB

Sidang Praperadilan Mantan Bupati Kepulauan Tanimbar Ditunda

Jumat, 19 Juli 2024 - 01:56 WIB

Kodim 0502/JU Koramil 03 Tanjung Priok Luncurkan Program Urban Farming untuk Mantan Preman

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:42 WIB

Gol, Hendry Bangun, Ketum PWI Pusat Dipecat DK PWI, IJW Beri Jempol

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:38 WIB

Tanamanku Sayang, Sampahku Buang: Koramil 01/Koja Manfaatkan Lahan Bekas Sampah

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:29 WIB

Koramil 06/KG Galakan Urban Farming sebagai Perekat Toleransi di Wilayah Kelapa Gading

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:20 WIB

Menuju Era Baru Pemberantasan Korups: Harapan pada Calon Pimpinan KPK Berlatar Belakang Maritim

Rabu, 17 Juli 2024 - 00:39 WIB

Dewan Kehormatan PWI Berhentikan Hendry Ch Bangun dari Keanggotaan

Berita Terbaru

Ust. Prof. Dr. H. Sofyan Sauri., M.Pd. (Guru Besar UPI Bandung).

Bandung

Sangat Berbahaya Berbicara Masalah Agama, Tanpa Ilmu

Minggu, 21 Jul 2024 - 04:20 WIB