Kabid Perempuan dan Anak DPP PEKAT IB Mey Tania Minta Ibu Rumah Tangga Waspadai Penularan Penyakit Sifilis

- Penulis Berita

Selasa, 30 Mei 2023 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Perempuan dan Anak Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu ( PEKAT IB) ibu Mey Tania,

Kabid Perempuan dan Anak Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu ( PEKAT IB) ibu Mey Tania,

BANDUNGPUBER. COM, Jakarta – Kabid Perempuan dan Anak Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu ( PEKAT IB) ibu Mey Tania,menghimbau agar lebih berhati-hati dan meningkatkan pengetahuan terhadap penularan penyakit Sifilis dan pencegahan nya untuk mengetahui kasus secara dini terutama pada ibu-ibu rumah tangga.

Sifilis atau raja singa (Treponema Pallidum) adalah bakteri yg bisa menginfeksi pada kulit, mulut, dan alat kelamin juga sistem saraf atau jenis lainnya di sebut infeksi menular seksual (IMS) yang bisa mengakibatkan kerusakan serius pada sistem saraf serta organ lainnya termasuk jantung.

Infeksi terjadi karena adanya kontak seksual dengan tidak mengetahui riwayat kesehatan sebelumnya. Sifilis juga bisa tertular lewat celah luka pada kulit setelah penggunaan toilet yang sama, kamar mandi, pakaian atau peralatan makan,gagang pintu, kolam renang atau permandian air panas.Ucap Mey.

Mey Tania menambahan Salah satu dari penyebab umum ditularkan sifilis adalah saat melakukan hubungan seksual bebas, oral seks dan anal seks..

Gejala awal timbulnya ruam, gatal dan luka pada area alat kelamin juga meliputi demam, kelenjar getah bening yang membengkak radang tenggorokan, sakit kepala, menurunnya berat badan, nyeri otot serta cepat lelah.

Penyakit ini terbagi kepada 4 tahapan,
1. sifilis primer- adanya luka yang tidak menimbulkan rasa sakit yang sering muncul di tengah di saat bakteri bisa masuk ke dalam tubuh.
2. tahap sikunder – di tandai dengan adanya ruam yang muncul selama 2-12 minggu setelah luka berkembang dan terkadang bahkan sebelum sembuh.
3.tahap tersier – jika diobati maka organ akan maju ke tahap laten setelah seseorang terinfeksi.
4.tahap laten – sifilis tidak menimbulkan gejala akan tetapi bakteri ada dalam tubuh penderita..
Penyakit yang di alami oleh orang dewasa akan tetapi bisa ditularkan pada ank-anak dari orang tua nya. Kasus ini meningkat dengan seknifikan khususnya pada anak-anak hingga mencapai 70 persen dalam 5 tahun terakhir. Pada tahun 2018 kasus sifilis tercatat mencapai total 12.484 kasus, jumlah ini terus meningkat dan menjadi 20.783 kasus pada tahun 2022..Setiap tahun ada penambahan rata-rata 17-20 ribu kasus.

Rendahnya jumlah pasien yang mendapatkan pengobatan yang seharusnya, hanya 41 persen yang menjalani pengobatan. Sisa nya 60 persen tidak mendapatkan pengobatan dan berpotensi menularkan dan menimbulkan dampak cacat pada anak oleh ibu hamil yang masih dalam kandungan melalui plasenta dan aliran darah hingga sistem saraf lainnya. Stigma unsur malu oleh si penderita berpotensi untuk tidak mendapatkan perawatan dan pengobatan.
Setiap tahunnya dari 5jt kehamilan hanya sebanyak 25 persen ibu hamil yang diskrinning sifilis, dan dari 1.2jt ibu hamil sebanyak 5.590 ibu hamil adalah positif sifilis.

Dampak pada anak sangat fatal jika tidak meninggal bisa juga terpapar penyakit sifilis seumur hidup. Ujar Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syafril di sidang pers yang di gelar secara daring di Kemenkes (8/5/2023) .

Langkah pencegahan penyakit sifilis adalah dengan tidak berhubungan sex bebas dengan berganti-ganti pasangan dan memakai alat kontrasepsi.
Melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi dini penularannya. *Rudolf S.

*Beny

Berita Terkait

FGD di HPN 2025 Bahas Perpres No.5 dan Masa Depan Industri Kehutanan-Sawit
Mengusung Tema Jurnalis Cerdas, Kreatif, dan Inovatif, Ketum IWO Teuku Yudhistira Lantik PD IWO Kota Batam
Ketua Umum Yayasan Gardu 08 Indonesia Letkol (Purn) Suwito Ucapkan Selamat HPN 2025
Upaya Menjaga Integritas Wartawan, Focus Group Discussion Digelar Pada HPN Riau 2025
Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi: Pers Harus Independen dan Berani Suarakan Kebenaran
Anggota Komisi III DPRD Jabar dr Hj Ratnawati Sebut Pengawasan Tematik DPRD Jateng Patut Dicontoh
AGP-MEG Meriahkan Imlek di Rempang-Galang dengan Barongsai dan Sembako
Romo Paschal: Tambah Direktorat PPA-PPO di Kepri Bukan Solusi Atasi TPPO

Berita Terkait

Selasa, 11 Februari 2025 - 07:42 WIB

Pesan Pj Wali Kota Bandung Pada HPN 2025:Pentingnya Insan Pers Tetap Menjaga Kualitas Informasi

Selasa, 11 Februari 2025 - 07:04 WIB

Akibatnya Bisa Fatal, PT KAI Himbau Masyarakat untuk Tidak Beraktifitas di Jalur Rel

Selasa, 11 Februari 2025 - 04:58 WIB

Inovasi dan Cara Mengolah Sampah Rumah Sakit Secara Mandiri

Senin, 10 Februari 2025 - 12:33 WIB

Operasi Keselamatan Lodaya 2025, Digelar Mulai 10 – 23 Februari 2025

Senin, 10 Februari 2025 - 12:13 WIB

Besok Operasi Keselamatan Lodaya 2025 Akan Digelar Polres Cimahi

Senin, 10 Februari 2025 - 05:05 WIB

Mesin RDF Mampu Menanggulangi Sampah Rumah Tangga

Senin, 10 Februari 2025 - 04:25 WIB

“OTG” Cara Bercocok Tanam di Rumah dengan Panen Melimpah

Senin, 10 Februari 2025 - 04:04 WIB

Perhutani Bersama Stakeholder Teken PKS Wisata Ciwangun Indah Camp Di Bandung

Berita Terbaru