Klarifikasi Peristiwa Pamekasan, Ustad Hanan Attaki: Saya Tumbuh di Lingkungan NU

- Penulis Berita

Jumat, 17 Februari 2023 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Hanan Ataki. ft ist.

Ustadz Hanan Ataki. ft ist.

BandungPuber. Com, Bandung – Ustad Hanan Attaki. Lc. memberikan klarifikasi terkait pemberitaan penolakan dirinya oleh PCNU Pamekasan, Jawa Timur, pada ceramah yang dilaksanakan di Desa Laden Kecamatan Pamekasan, Minggu (12/2/2023). “Saya mengapresiasi sikap masyarakat Pamekasan pada peristiwa hari Minggu tersebut.

Namun ijinkan saya memberi klarifikasi atas pemberitaan yang muncul di media atas peristiwa tersebut,” kata Ustad Hanan Attaki melalui siaran pers yang dirilis pada Jumat (17/2/2023).

Ia mengatakan, tak benar jika ada yang menyebutkan dirinya adalah seorang yang menganut paham wahabi. Tuduhan itu dialamatkan kepada dirinya seperti yang disampaikan salah seorang pengunjuk rasa saat Ustad Hanan berceramah di Pamekasan. Hal itu terlihat dalam salah satu video yang beredar melalui jaringan sosial media.

Ustad Hanan Attaki mengatakan dirinya justru tumbuh di lingkungan Nahdlatul Ulama atau NU. Orang tua dari istrinya adalah seorang Nahdlatul Ulama di Tuban, Jawa Timur. Tak hanya itu, orang tuanya pun merupakan seorang ahlussunah waljamaah atau aswaja. “Jadi saya pun seorang aswaja dan bukan seorang wahabi,” katanya.

Terkait ceramah yang menggunakan diksi nabi Musa adalah preman, hal itu adalah sebuah kekeliruan diksi dan sudah meralatnya sejak tahun 2017 lalu. Ustad Hanan Attaki bermaksud untuk bercerita tentang kelebihan atau mukjizat Nabi Musa yang kuat dan hebat.

Nabi Musa, dalam sebuah cerita, dengan mencolek seseorang bisa membuat orang itu jatuh tergeletak. Di situ mungkin dikatakan nabi musa kekuatannya lebih dari preman.

Sedangkan terkait istri Rasulullah Siti Aisyah yang dikatakan cewek gaul, maksudnya adalah perempuan yang berusia muda tetapi sangat suka bergaul dengan orang miskin dan memperhatikan kebutuhan mereka. Siti Aisyah dikategorikan sebagai perempuan yang memiliki kecakapan komunikasi personal yang lebih, sebagaimana layaknya Rasulullah SAW. “Saya yakin ini salah persepsi atau missed understanding,” katanya.

Ustadz Hanan Attaki,. Lc. adalah seorang dai lulusan al Azhar Mesir, yang sangat dikenal dan digemari kaum milenial. Karena dakwahnya yang memiliki gaya dan metode sesuai kehidupan anak muda. Dia mengatakan, pemilihan diksi dalam dakwahnya murni sebuah usaha untuk menjelaskan Islam kepada anak muda dari sudut pandang anak muda itu sendiri. Agar mereka tertarik kepada Islam dan menjadi lebih baik.

Ustad Hanan Attaki juga menyampaikan permohonanan maafnya atas kesalahpahaman yang terjadi, sehingga muncul persepsi lain dan kemudian terjadi penolakan atas dirinya.

Editor: Beny

Berita Terkait

Masyarakat Dibuat Penasaran Siapa Sosok Bakal Calon Pendamping Aba IDI
DPRD Jabar Lakukan Penandatanganan Record of Discussion atau RoD dengan DPRD Provinsi Chungcheongnam-do Korea Selatan
Komisi I DPRD Jabar dan Komisi II Kabupaten Solok Lakukan Konsultasi Terkait Penanganan Konflik Sosial Jelang Pilkada 2024
Demo Terus Berlangsung DPD BIN Jatim Nilai Pj Bupati Sampang gagal Ciptakan Iklim Sejuk Dimasyarakat
Bey Machmudin Dampingi Menteri Luhut Binsar Panjaitan Luncurkan Buku Citarum Harum di Nusa Dua Bali
Partai Gerindra Kota Batam Usung Li Claudia Chandra dalam Pilwako 2024
Pansus IV DPRD Jabar Bahas Isu Penting Terkait RPJPD 2025- 2045 dan Pelayanan Dasar Masyarakat
KPP Jawa Barat Bersama KPP Kalimantan Tengah Lakukan Sharing Program Kegiatan 2024
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:58 WIB

Kawasan Wisata Yang Satu Ini Mirip Seperti di Soul Korea Selatan

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:57 WIB

“Event Cycling De Jabar” Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Daerah Dari Sektor Pariwisata Olah Raga Bersepeda

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:42 WIB

“Forest Walk” Destinasi Wisata Alam di Pusat Kota Bandung Yang Wajib dikunjungi

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:25 WIB

Jawa Barat Provinsi Dengan Perokok Terbanyak Ke-3 di Indonesia

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:04 WIB

DPRD Jabar Lakukan Penandatanganan Record of Discussion atau RoD dengan DPRD Provinsi Chungcheongnam-do Korea Selatan

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:54 WIB

Komisi I DPRD Jabar dan Komisi II Kabupaten Solok Lakukan Konsultasi Terkait Penanganan Konflik Sosial Jelang Pilkada 2024

Rabu, 22 Mei 2024 - 04:02 WIB

Sat Pol PP Kota Bandung Sita 276 Botol Minuman Beralkohol dan 278 Butir Obat Daftar G Tanpa Izin

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:01 WIB

KPK RI Apresiasi Pemkot Bandung dan Menjadikan Bandung Sebagai Contoh dalam Menanamkan Nilai- Nilai Integritas di Indonesia

Berita Terbaru