Komnas HAM Sebut Belum Tentu Yang Menembak Brigadir J Adalah Bharada E

- Penulis Berita

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Almarhum Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ft Dok istimewa

Almarhum Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ft Dok istimewa

Jakarta. BandungPuber. Com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) menyebut orang yang menembak Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J belum tentu Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E.

Menurut Komnas HAM, penetapan tersangka Bharada E dilakukan karena pengakuannya sendiri.

“Makanya begini dalam penyelidikan itu kalau kita dapat informasi belum lengkap, kita enggak bisa menyimpulkan final,” ujar Ketua Komisioner Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, dikutip Sabtu (6/8).

Dikatakan Taufan, Bharada E mengaku orang yang menembak Brigadir J berdasarkan keterangannya saat diperiksa pada Selasa (26/7) lalu.

Bahkan, Bharada E mengaku melakukan dua kali tembakan dari jarak enam meter dan dua meter.

Namun demikian, Komnas HAM tidak mau menjadikan pengakuan Bharada E sebagai kesimpulan. Pihaknya masih mengumpulkan sejumlah barang bukti pendukung.

“Itu pengakuan dia tapi saya bilang enggak bisa kita sebagai penyelidik simpulkan itu. Bahwa sekarang penyidik jadikan dia tersangka tapi kan penyidik akan cari barang bukti kalau dia menemukan barang bukti pendukung lain yang semakin memastikan ya bawa ke pengadilan,” urainya.

Taufan menambahkan penyidik Polri seharusnya dapat membuktikan kebenaran secara materiel bahwa Bharada E memang yang menembak Brigadir J. Namun, dalam konfrensi pers pada penetapan tersangka Bharada E, Polri justru membuka kemungkinan akan menetapkan tersangka lain melalui pasal 55 dan pasal 56 KUHP.

“Maka saya katakan, bisa jadi dia melakukan itu sendirian, bisa jadi dia melakukan bersama orang lain, bisa jadi dia tidak melakukan sama sekali tapi ada orang lain yang melakukan,” jelasnya.

Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka pada Rabu (3/8).

Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, juncto Pasal 55 KUHP tentang turut serta dan Pasal 56 KUHP tentang membantu melakukan kejahatan.* Ask

 

Editor: Beny

Berita Terkait

Ketua Umum IKKT Pragati Wira Anggini Membuka Asa Sekolah Master Indonesia Depok
Komisi II DPRD Jabar Dorong Dinas Terkait Untuk Segera Perbaiki Hutan Lahan Kritis
Terkait “Hantu di Sekolah” Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin Angkat Bicara
IGTKA Ciawi Gelar Wisuda Akbar Libatkan 10 Lembaga PAUDQu
Tarian Tradisional Warnai Pelepasan Siswa PAUDQu Kharisma
Kejuaraan Menembak Sukses Digelar Q-JANG SHOOTING CLUB, Bertabur Selebriti, Medali & Hadiah Jutaan Rupiah
Dukung Budidaya Perikanan Terpadu, Regal Springs Indonesia dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauran IPB Jalin Kerjasama
Bey Machmudin Dorong Jabar Tingkatkan Produksi Bawang Merah
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 04:43 WIB

Sidang Ditunda, Mantan Bupati Tanimbar Klaim Penetapan Tersangka Cacat Hukum

Jumat, 19 Juli 2024 - 02:00 WIB

Sidang Praperadilan Mantan Bupati Kepulauan Tanimbar Ditunda

Jumat, 19 Juli 2024 - 01:56 WIB

Kodim 0502/JU Koramil 03 Tanjung Priok Luncurkan Program Urban Farming untuk Mantan Preman

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:42 WIB

Gol, Hendry Bangun, Ketum PWI Pusat Dipecat DK PWI, IJW Beri Jempol

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:38 WIB

Tanamanku Sayang, Sampahku Buang: Koramil 01/Koja Manfaatkan Lahan Bekas Sampah

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:29 WIB

Koramil 06/KG Galakan Urban Farming sebagai Perekat Toleransi di Wilayah Kelapa Gading

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:20 WIB

Menuju Era Baru Pemberantasan Korups: Harapan pada Calon Pimpinan KPK Berlatar Belakang Maritim

Rabu, 17 Juli 2024 - 00:39 WIB

Dewan Kehormatan PWI Berhentikan Hendry Ch Bangun dari Keanggotaan

Berita Terbaru

Ust. Prof. Dr. H. Sofyan Sauri., M.Pd. (Guru Besar UPI Bandung).

Bandung

Sangat Berbahaya Berbicara Masalah Agama, Tanpa Ilmu

Minggu, 21 Jul 2024 - 04:20 WIB