Kunjungi Kesbangpol Kabupaten Bandung Ketua DPD Nasdem: Dalam Memberikan Anggaran Bagi Parpol Harus Miliki Rasa Keadilan

- Penulis Berita

Selasa, 26 Juli 2022 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bandung, H. Agus Yasmin. ft istimewa

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bandung, H. Agus Yasmin. ft istimewa

Bandungpuber. Com —  Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bandung, H. Agus Yasmin, S.Ip, M.Si  datangi Kantor Keseatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung, di Soreang, Senin (25/7/2022).

Kedatangan Agus Yasmin didampingi Sekretarisnya, Iyan, itu untuk melakukan dialog dan mempertanyakan adanya rencana Pemkab Bandung menaikan dana bantuan keuangan bagi Parpol yang ada di Kabupaten Bandung.

Agus Yasmin dan Iyan saat mendatangi Kesbangpol Kabupaten Bandung berdialog langsung dengan Kepala Badan Kesbang Pol, Adjat Sudradjat, SH, M.Si dan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Pembinaan Ormas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Edi Suhaedi (Edo).

“Saya berkunjung ke Kesbangpol, selain bersilaturahmi dengan pimpinan yang baru, juga untuk mencari informasi terkait isu kenaikan anggran bantuan bagi parpol,” ujar Agus Yasmin, kepada wartawan usai bertemu Kepala Kesbangpol.

Agus Yasmin menyampaikan, agar dalam menaikan bantuan anggaran bagi Parpol tersebut harus memiliki rasa keadilan bagi masyarakat.

Mengingat, kata dia, Kabupaten Bandung masih mempunyai tugas-tugas besar yang harus segera diselesaikan. Diantarannya masih banyak masyarakat yang mengalami krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, bencana alam seperti banjir di berbagai wilayah, termasuk banjir di jalan Sayati atau jalan dengdek Margahayu.

“Saya berharap sebelum kenaikan anggaran kepada Parpol itu lebih baik dana tersebut diprioritaskan untuk menangani permasalahan yang tengah dihadapi Kabupaten Bandung saat ini,” harapnya.

Karena itu Agus Yasmin meminta, sebaiknya kenaikan bantuan anggaran Parpol ditunda dulu, dan jika ada kenaikan tidak terlalu besar, tidak lebih dari 100 persen.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Pembinaan Ormas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Edi Suhaedi. (Istimewa)

Apalagi kenaikan anggaran untuk Parpol itu, akan jadi sorotan masyarakat karena kenaikannya saat menjelang pelaksanaan Pileg 2024.

Agus berharap pula, kenaikan itu harus rasional, harus sejalan dengan kenaikan PAD, sejalan dengan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat dan sejalan dengan selesainya penanggulangan bencana. “Setelah itu baru secara rasional bantuan untuk parpol bisa naik, dan alhamdulillah selama ini penggunaan anggaran Partai Nasdem dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.

Mengenai rencana kenaikan bantuan itu, menurut Agus, partai Nasedem mengusulkan kenaikkan yang wajar, hanya Rp 500 atau dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.000 per hak pilih.

Sementara isu kenaikan anggaran bantuan parpol dari Rp. 1.500 menjadi sekitar Rp. 4000/ permilih. Bisa di bayangkan selama ini bantuan keuangan parpol dari Pemkab Bandung sekitar Rp 2 Milliar dan Perpol terbesar akan mendapatkan jatah terbanyak. Apalagi jika mengalami kenaikan per suara Rp 4000 hingga Rp 4.500 akan kah anggaran APBD Kabupaten Bandung sanggup memenuhi keinginan Parpol tersebut.

Sementara Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Pembinaan Ormas Kesbangpol, Edi Suhaedi mengatakan, anggaran untuk bantuan parpol bisa dilakukan dua bulan setelah berahirnya anggaran, yaitu bulan Februari.

Edi mengakui, sebagai rumah ormas dan parpol, ada beberapa parpol ternasuk sipil sociaty yang datang ke Kesbangpol, untuk menpertanyakan anggaran parpol. “Kami juga telah dipanggil Komisi A DPRD Kabupaten Bandung sebanyak dua kali untuk membahas secara tuntas mekanisme bantuan anggaran parpol.” kata Edi Suhaedi.

“Salah satunya hari ini kita kedatangan dari Partai Nasdem, Ketua DPD NasDem Kabupaten Bandung, H. Agus Yasmin, dan sekretarisnya untuk bertemu dengan pimpinan kami Pak Kaban, meminta penjelasan seputaran adanya informasi kenaikan bantuan untuk Parpol. Beliau meminta agar bantuan tersebut dipending dulu karena pada tahun 2024 akan menghadapi Pilkada yang akan menyerap anggaran besar yang bersumber dari APBD untuk hajatan politik,” katanya.(deddy).

 

Editor: Beny

Berita Terkait

Desa Cibiru Wetan, Percontohan Desa Anti Korupsi Di Indonesia
Rapat Kerja Komisi II DPRD Jabar Bersama Disparbud Terkait Pembahasan Raperda keparawisataan
Gubernur Jabar Resmikan Revitalisasi Pasar Baleendah Kabupaten Bandung
Yayasan Sadar Peduli Negeri (SPIN) Berupaya Membantu Sesama Dengan Fokus Pada Masyarakat Miskin
Pemkab Bandung Menggelar Job Fair Dengan 600 Lowongan Pekerjaan
Bupati Bandung Mengeluarkan kebijakan Penghapusan sanksi Denda Pajak Daerah
Bantuan Penerima Bansos Dapat Berbelanja Di Warung Terdekat
Bupati Dadang Supriatna Realisasikan Bantuan Pinjaman Bergulir Sebesar 2 Juta Rupiah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:57 WIB

“Event Cycling De Jabar” Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Daerah Dari Sektor Pariwisata Olah Raga Bersepeda

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:38 WIB

Masyarakat Dibuat Penasaran Siapa Sosok Bakal Calon Pendamping Aba IDI

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:42 WIB

“Forest Walk” Destinasi Wisata Alam di Pusat Kota Bandung Yang Wajib dikunjungi

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:51 WIB

Mengapa Kota Bandung Menjadi Magnet Para Wisatawan, Berikut Ulasannya

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:25 WIB

Jawa Barat Provinsi Dengan Perokok Terbanyak Ke-3 di Indonesia

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:54 WIB

Komisi I DPRD Jabar dan Komisi II Kabupaten Solok Lakukan Konsultasi Terkait Penanganan Konflik Sosial Jelang Pilkada 2024

Rabu, 22 Mei 2024 - 04:02 WIB

Sat Pol PP Kota Bandung Sita 276 Botol Minuman Beralkohol dan 278 Butir Obat Daftar G Tanpa Izin

Rabu, 22 Mei 2024 - 03:49 WIB

Demo Terus Berlangsung DPD BIN Jatim Nilai Pj Bupati Sampang gagal Ciptakan Iklim Sejuk Dimasyarakat

Berita Terbaru