Perwatusi Kembali Gelar Senam Masal Dalam Gerakan Bali Melawan Oestoporosis

- Penulis Berita

Minggu, 23 Juli 2023 - 02:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Anggota dan pengurus Perwatusi saat kegiatan senam masal di Denpasar Bali. ft ist.

Foto bersama Anggota dan pengurus Perwatusi saat kegiatan senam masal di Denpasar Bali. ft ist.

BANDUNGPUBER. COM, BALI –  Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) mengadakan senam massal pencegahan osteoporosis dalam Gerakan Bali Melawan Osteoporosis (GBMO) yang diikuti sekitar 2.300 orang di lapangan timur Bajra Sandi Niti Mandala, Denpasar, Sabtu (22/7).

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom yang sekaligus mencanangkan Gerakan Bali Melawan Osteoporosis mengatakan bahwa Pemprov Bali sangat mendukung gerakan yang diprakarsai oleh Perwatusi Bali, kendati di Dinas Kesehatan Bali juga memiliki program-program serupa, dan tak hanya untuk lansia, namun juga untuk anak anak.

“Oleh karena itu, kami akan terus mensupport dan bekerjasama dalam rangka melawan osteoporosis di Bali,” katanya.

Menurutnya, dampak osteoporosis tentu sangat mengganggu fisik dan mental. Orang yang mengalami osteoporosis, bisa bergantung pada orang lain. Bahkan bisa berpengaruh dan mengganggu fisik. Untuk itu harus mulai dicegah sejak anak-anak, bukan hanya pada lansia.

Usai kegiatan GBMO, Ketua Umum DPP Perwatusi, Anita A Hutagalung mengatakan, antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan senam osteoporosis sangat tinggi. Tak hanya masyarakat yang sudah terdaftar saja yang hadir, namun masyarkaat yang sedang beraktivitas di lapangan Niti Mandala Denpasar, juga ikut bergbung.

“Dari data yang ada, total sebanyak 2300 orang yang mengikuit senam ini. Dan untuk melawan osteoporosis, dari Perwatusi terus melakukan upaya sosialisasi. Baik dengan kegiatan senam maupun kegiatan lain. Salah satu program Perwatusi adalah sosialisasi mengenai kesehatan tulang untuk masyarakat Indonesia khususnya di Bali,” kata Anita.

Dijelaskannya, program-program yang dilakukan salah satunya adalah latihan untuk instruktur, karena mereka nantinya akan menjadi perpanjangan tangan Perwatusi untuk terus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat bergerak.

Tak hanya itu, lanjutnya, untuk memperkuat kolaborasi, Perwatusi juga bermitra denga Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi). Yang mana, melalui kolaborasi ini, pihaknya berharap bisa lebih banyak mendapat edukasi dari Perosi.

Sementara itu, Ketua Perosi Cabang Bali, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, SpB., SpOT (K)., mengatakan, bila dilihat secara umum, pada wanita yang sudah menopause, resiko terjadinya osteoporosis itu sangat tinggi. Hal itu karena secara alami hormon estrogen pada tubuhnya mulai menurun.

“Kondisi ini tentu dapat mengakibatkan tulang menjadi lunak, dan mudah patah. Sehingga dengan kondisi ini, resiko akibat dari osteoporosis ini, bisa mengakibatkan resiko patah tulang. Disamping karena faktor usia, penyakit lain juga bisa menjadi penyebab terjadinya osteoporosis,” kata Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa.

Ketua DPD Perwatusi Bali, Dra, Ida Ayu Puji Arsini, MM., menambahkan, kegiatan ini merupakan sebuah gerakan yang dicanangkan bersama, sebagai bentuk komitmen nyata Perwatusi untuk mendampingi masyarakat Bali, untuk memiliki tulang yang Kuat dan Berbadan Sehat, terhindar dari penyakit keropos tulang atau osteoporosis.

Sebelumnya, dalam rangka persiapan pencanangan Bali melawan osteoporosis, pihaknya telah menggelar kegiatan senam rutin pencegahan osteoporosis, setiap hari Minggu sore di lapangan utama Niti Mandala Denpasar.

Selain itu, lanjutnya, Perwatusi Bali juga telah bekerjasama dengan Perhimpunan Rhematologi Indonesia (IRA) Bali, dalam pelatihan tentang Osteoporosis untukk dokter FKTP dan Nakes di Kabupaten Badung.

Dalam rangkaian pencanangan Gerakan Bali melawan Osteoporosis, pihaknya telah melakukan pelatihan dan sertifikasi terhadap 60 orang Instruktur. Dengan tujuan, agar senam pencegahan osteoporosisi ini dapat diketahui dan diikuti berbagai lapisan dan kelompok masyarakat, sehingga akan terbentuk Komunitas masyarakat peduli osteoporosis di provinsi Baii .

“Pelatihan dan sertifikasi ini, dilakukan juga dalam rangka memberikan standar pelatihan yang sama bagi para instruktur, sebagai ujung tombak perwatusi. Pada kegistan ini, 10 instruktur terbaik juga tampil pada kegiatan sen bersama ini,” kata Ida Ayu Puji Arsini. (Ton).

*Benz

Berita Terkait

Tensi Politik Memanas: Ribuan Massa Kepung Kantor Pemkab Sampang
Johanes Gluba Gebse Kandidat Dengan Elektabilitas Terunggul Sebagai Calon Gubernur Papua
Tim Pemanjat Putri TRAMP Luncurkan Ekspedisi Pemanjatan Tebing Parang TRAMP
Dana Dimakan Marketing BCA Multifinance, Rekening Nasabah di Debit Bayar Cicilan
Hakim MK Guntur Hamzah Kembali Akan Dilaporkan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Negara
SIARAN PERS DK PWI PUSAT. Wahai Hendry Ch Bangun Yang Terhormat Tinggalkan Segera Cawe Cawe Itu !!!! Patuhilah Rekomendasi Dewan Kehormatan PWI Pusat
Jelang Pilkada 2024 Dukungan Terus Mengalir Kepada Calon Bupati Sampang H. Slamet Junaidi
Perjalanan Anak Petani dari Kepala Kamar Mesin ke Kursi Bakal Calon Bupati Lembata
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:58 WIB

Kawasan Wisata Yang Satu Ini Mirip Seperti di Soul Korea Selatan

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:57 WIB

“Event Cycling De Jabar” Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Daerah Dari Sektor Pariwisata Olah Raga Bersepeda

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:42 WIB

“Forest Walk” Destinasi Wisata Alam di Pusat Kota Bandung Yang Wajib dikunjungi

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:25 WIB

Jawa Barat Provinsi Dengan Perokok Terbanyak Ke-3 di Indonesia

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:04 WIB

DPRD Jabar Lakukan Penandatanganan Record of Discussion atau RoD dengan DPRD Provinsi Chungcheongnam-do Korea Selatan

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:54 WIB

Komisi I DPRD Jabar dan Komisi II Kabupaten Solok Lakukan Konsultasi Terkait Penanganan Konflik Sosial Jelang Pilkada 2024

Rabu, 22 Mei 2024 - 04:02 WIB

Sat Pol PP Kota Bandung Sita 276 Botol Minuman Beralkohol dan 278 Butir Obat Daftar G Tanpa Izin

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:01 WIB

KPK RI Apresiasi Pemkot Bandung dan Menjadikan Bandung Sebagai Contoh dalam Menanamkan Nilai- Nilai Integritas di Indonesia

Berita Terbaru