Jakarta. BandungPuber. Com — Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Alhabsyi meyakini banyaknya kesamaan yang dimiliki oleh PKS dan PKB sehingga berjodoh untuk berkoalisi.
“Secara umum PKS dan PKB ini memiliki banyak kesamaan. Tadi juga sudah diceritakan sejarah perjalanan PKS dan PKB. Misalnya kita sama-sama partai nasionalis bercorak Islam. Posisi politik dan cara politiknya sudah sebelas dua belas kalau kita sebutkan,” kata Habib Aboe dalam acara live Padasuka TV dengan tema “PKB-PKS Gagas Koalisi Baru, Yakin Ada yang Mau Gabung?”
Habib Aboe menyebutkan dengan koalisi yang akan terjadi antara PKS dan PKB adalah representasi keumatan.
“Kalau PKS dan PKB ini sudah berkumpul maka representasi keumatan sudah berkolaborasi disitu. Ini sudah menjadi poros yang sangat kuat untuk representasi keumatan,” terang Habib Aboe.
Habib Aboe menekankan koalisi PKS-PKB akan menjadi magnet yang luar biasa.
“PKS dan PKB ini memang 1 kolam yang pas. Magnetnya luar biasa. PKS dikenal memiliki kader ulet dan militan, demikian juga PKB yang memiliki jaringan para kiai dan para santri. Tentu ini adalah mesin politik yang riil, tidak kaleng-kaleng. Oleh karenanya saya yakin kalau dua partai ini menjadi satu poros magnetnya akan kuat,” tegas Habib Aboe.
Habib Aboe mengingatkan dengan adanya koalisi antara PKS-PKB ini akan ada ujian ke depan mengingat mesin yang luar biasa dimiliki oleh kedua partai.
“Ini suatu pertemuan di luar dugaan saya. Saya yakin dan percaya waktu yang panjang ini akan diuji dengan orang-orang yang suka dan tidak suka, karena ini dua mesin yang ngeri-ngeri sedap. Moga dalam perjalanannya mendapat rahmat Allah SWT,” ucap Habib Aboe.
Menurut pria yang akrab disapa Habib Aboe ini, koalisi merupakan pencarian jodoh sehingga memerlukan proses.
“Artinya semua proses koalisi belum ada yang pasti, semua penjajakan. Hal ini biasa dalam politik, termasuk juga komunikasi kami dengan PKB. Istilahnya sebelum ada janur melengkung, semua masih bisa terjadi,” terang Habib Aboe.
Selanjutnya, imbuh Anggota Komisi III ini, untuk membangun sebuah koalisi memang tidak mudah karena chemistry antar partai harus bertemu.
“Tak hanya itu, kita juga harus memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential treshold. Sebagai partai menengah, ini adalah salah satu tantangan buat kami, karena PKB-PKS saja gak cukup, harus cari satu partner lagi,” tegas Habib Aboe.
Ketika nanti koalisi tiga parpol itu sudah terbangun, lanjut dia, kita juga harus membangun chemistry dengan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden.
“Tentunya ini masih memerlukan waktu, agar komunikasi dan penjajakan dapat dilakukan lebih baik lagi,” tutup Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Habib Aboe juga menyelipkan pantun tentang koalisi yang akan dilakukan oleh PKS dan PKB,
Pergi ke hutan mencari karet
Memakai kaos modelnya singlet
Jika PKS dan PKS sudah berduet
Yang lain pasti akan kepelet. *DPP-PKS
Editor: Beny