PT. Labda Anugerah Tekstil Peroleh Penghargaan Dari MURI Sebagai Perusahaan Yang Menggunakan Bahan Baku Ramah Lingkungan

- Penulis Berita

Kamis, 22 Desember 2022 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BandungPuber. Com — PT. Labda Anugerah Tekstil mendapatkan kado istimewa sebagai penutup dari seluruh kegiatan yang telah dilakukan di sepanjang tahun 2022 ini. Pasalnya kado istimewa tersebut diberikan oleh MURI (Museum Rekor – Dunia Indonesia) sebagai perusahaan digital printing tekstil pertama kali di Indonesia yang menggunakan bahan baku printing ramah lingkungan (eco friendly).

Anugerah Rekor MURI yang diserahkan Ignatius Awan Rahargo kepada Direktur Operasional PT Labda Anugerah Tekstil, Wijaya disaksikan Sekretaris Jenderal Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Baari La Inggi beserta jajarannya, dari PT Mitra Quality Indonesia, Gugup Sunarko besrta istri dan undangan lainnya, berlangsung di Denpasar Bali, Senin (19/12).

Dalam sambutannya, Direktur Operasional PT Labda Anugerah Tekstil, Wijaya mengatakan bahwa sejak awal mendirikan perusahaan ini, Februari 2020, para shareholder sepakat untuk membangun sebuah perusahaan digital printing tekstil yang modern, berkualitas, berdaya saing tinggi, berintegritas , beretika dan memiliki tata kelola atau  manajemen yang baik.

“Labda Anugerah Tekstil memberi kualitas terbaik di kelasnya dengan tetap memastikan produk yang kami hasilkan tidak hanya baik bagi para pebisnis, tetapi juga bagi bumi,” kata Wijaya.

Oleh sebab itu, lanjut Wijaya, filosofi logo PT. Labda Anugerah Tekstil dengan dasar putih berarti segala sesuatu dimulai dengan niat baik. Warna Merah di tengah yang berarti motivasi, semangat yang menyala-nyala.

“Akan tetapi semangat yang menyala akan sangat bahaya bila tidak adanya kebijaksanaan, etika berbisnis , berintegritas  untuk itu  warna merah kami lindungi dengan warna kuning,” kata Wijaya.

Sehingga, jelasnya, akan menghasilkan pancaran sinar yang berisikan semangat positif ke segala penjuru 6P yaitu:
1. Pemasok -Vendor atau Supplier,
2. Pekerja – Karyawan,
3. Pemilik – Shareholder
4. Pelanggan – Customer
5. Pemerintah
6. Persisten – berkelanjutan dan konsisten menjaga keberlangsungan alam yang kami istilahkan sebagai lingkaran bisnis partner  yang akhirnya akan memberikan kemakmuran dan kebahagiaan terhadap semua stakeholder .

“Demikian pula dengan tanggal acara hari ini, 19 des 2022, tanggal yang sudah dianalisis oleh pembimbing kami dengan mengacu pada filosofi Labda dimulai dari 1 dan berakhir tetap 1 dalam hal konsistensi dan komitmen dengan bisnis partner kami,” ungkapnya.

Wijaya juga menambahkan, berdasarkan pengalaman kami bahwa dalam membangun sebuah industri bisnis dewasa ini tidaklah cukup kalau kita hanya memenuhi tanggung jawab ekonomi saja.

“Dengan kata lain bahwa dalam industri bisnis khususnya tekstil, tidaklah cukup kalau kita hanya berfokus pada pemenuhan tanggung jawab untuk mutu produk saja. Karena kita semua tahu bahwa mutu produk memang adalah persyaratan dasar yang melekat dan harus dipenuhi,” katanya.

Membangun industri bisnis saat ini, lanjut Wijaya, kita juga dituntut untuk memenuhi tanggung jawab sosial, lingkungan dan perlunya keunggulan daya saing. Oleh sebab itu PT. Labda Anugerah Tekstil berusaha keras untuk dapat memenui  kewajiban, kewajiban  tersebut antara lain penerapan sistem manajemen mutu, Lingkungan – ISO 14001, Sistem management kesehatan, dan keselamatan kerja  atau K3 – ISO 45001, Sistem Management Mutu – ISO 9001 dan Sistem managemet kerahasiaan informasi – ISO 27001. *Dar Edi Yoga.

 

Editor: Beny

Berita Terkait

Masyarakat Dibuat Penasaran Siapa Sosok Bakal Calon Pendamping Aba IDI
DPRD Jabar Lakukan Penandatanganan Record of Discussion atau RoD dengan DPRD Provinsi Chungcheongnam-do Korea Selatan
Komisi I DPRD Jabar dan Komisi II Kabupaten Solok Lakukan Konsultasi Terkait Penanganan Konflik Sosial Jelang Pilkada 2024
Demo Terus Berlangsung DPD BIN Jatim Nilai Pj Bupati Sampang gagal Ciptakan Iklim Sejuk Dimasyarakat
Bey Machmudin Dampingi Menteri Luhut Binsar Panjaitan Luncurkan Buku Citarum Harum di Nusa Dua Bali
Partai Gerindra Kota Batam Usung Li Claudia Chandra dalam Pilwako 2024
Pansus IV DPRD Jabar Bahas Isu Penting Terkait RPJPD 2025- 2045 dan Pelayanan Dasar Masyarakat
KPP Jawa Barat Bersama KPP Kalimantan Tengah Lakukan Sharing Program Kegiatan 2024
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:58 WIB

Kawasan Wisata Yang Satu Ini Mirip Seperti di Soul Korea Selatan

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:57 WIB

“Event Cycling De Jabar” Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Daerah Dari Sektor Pariwisata Olah Raga Bersepeda

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:42 WIB

“Forest Walk” Destinasi Wisata Alam di Pusat Kota Bandung Yang Wajib dikunjungi

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:25 WIB

Jawa Barat Provinsi Dengan Perokok Terbanyak Ke-3 di Indonesia

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:04 WIB

DPRD Jabar Lakukan Penandatanganan Record of Discussion atau RoD dengan DPRD Provinsi Chungcheongnam-do Korea Selatan

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:54 WIB

Komisi I DPRD Jabar dan Komisi II Kabupaten Solok Lakukan Konsultasi Terkait Penanganan Konflik Sosial Jelang Pilkada 2024

Rabu, 22 Mei 2024 - 04:02 WIB

Sat Pol PP Kota Bandung Sita 276 Botol Minuman Beralkohol dan 278 Butir Obat Daftar G Tanpa Izin

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:01 WIB

KPK RI Apresiasi Pemkot Bandung dan Menjadikan Bandung Sebagai Contoh dalam Menanamkan Nilai- Nilai Integritas di Indonesia

Berita Terbaru