Siap- Siap Pada Bulan Juli Ini Hujan Meteor Lintasi Langit Bandung

- Penulis Berita

Sabtu, 9 Juli 2022 - 02:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena Hujan Meteor.. Ft Istiewa

Fenomena Hujan Meteor.. Ft Istiewa

BandungPuber. Com — Fenomena astronomi akan terjadi di beberapa tanggal pada Juli ini. Menurut astronom dan peneliti Prof.  Dr. Thomas Djamaluddin “Supermoon merupakan fenomena purnama terdekat. Biasa rata-rata jarak bumi ke bulan itu 38.4000 km. Namun, pada saat supermoon jaraknya lebih dekat dari itu. Sehinga purnama akan lebih besar dan terang dibandingkan biasanya,” papar Thomas.

Prof. Dr. Thomas Djamaluddin Hajiko, M.Sc. (nama lahir: Djamaluddin) (lahir 23 Januari 1962) adalah astronom dan peneliti asal Jawa Barat putra berdarah asli Gorontalo yang menjabat sebagai Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional sejak 7 Februari 2014.

Namun, ia mengatakan, jika supermoon dilihat dengan mata telanjang, memang tidak ada bedanya. Sehingga perlu dipotret dan dibandingkan dengan citra purnama yang biasa terjadi.

“Untuk wilayah pantai, berefek pada penambahan ketinggian pasang maksimum,” ucapnya.

Selain itu, pada 29 Juli juga akan terjadi fenomena hujan meteor Alpha-Capricornids dan Delta-Aquariids. Hujan meteor Alpha-Capricornids bisa diamati mulai dari pukul 20.00 WIB sampai waktu subuh di langit timur.

“Makin malam, hujan meteor akan bergerak ke arah selatan. Sebenarnya hujan meteor ini tidak banyak, tapi kadang ada meteor yang terang terlihat. Ini juga bisa menjadi daya tariknya,” ungkapnya.

Sedangkan Delta-Aquariids akan tampak setelah tengah malam di langit selatan. Bedanya, Delta-Aquariids tergolong hujan meteor yang agak kuat.

“Ada 16 meteor per jamnya. Tapi, untuk melihat hujan meteor ini persyaratannya kondisi cuaca harus cerah, medan pandang ke langit selatan tidak terhalang oleh gedung dan pohon, juga jauh dari polusi cahaya,” jelasnya.

Menurutnya, Kota Bandung sudah terkena banyak polusi cahaya. Sehingga agak sulit untuk mencari tempat yang pas untuk melihat fenomena ini.

“Tapi, kalau di daerah pinggiran Kota Bandung mungkin masih mudah untuk lihat. Asalkan kondisi sekitar itu gelap,” katanya.

Ia menambahkan, fenomena astronomi ini tidak memiliki dampak besar yang perlu diwaspadai. Sebab, fenomena tersebut sering terjadi hampir setiap tahun.

“Hujan meteor juga tiap tahun ada dengan waktu yang umumnya sama. Kalau pun bergeser, paling hanya lebih sehari,” pungkasnya.

Editor: Beny

Berita Terkait

Gelaran Bandung Arts Festival Dihadiri Peserta dari 8 Negara
Pencanangan Hari BBGRM XXXI, Ini Pesan Pj Wali Kota Bandung Kepada Para ASN di Lingkungan Pemkot Bandung
Sangat Berbahaya Berbicara Masalah Agama, Tanpa Ilmu
Judi Online Sudah Merambah Ke Anak Usia Dibawah 10 tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan
Disebut sebagai Pilot Project Pertama di Indonesia, Pemkot Bandung Bersama Kejaksaan Tinggi Jabar Menggelar Pelaksanaan Sidang Perwalian Anak
Siap- Siap !, Polda Jabar Menggelar Operasi “Patuh Lodaya 2024” Dimulai 15- 28 Juli 2024
Jelang Pilkada 2024 Pantarlih Mulai Lakukan Pendataan Ketiap Rumah, Berikut Tips Bila Pantarlih Mengujungi Rumah Anda
Pj Gubernur Jabar Ingatkan Para ASN Untuk Netral pada Pilkada Mendatang, Tidak Mentaati maka hukuman disiplin sebagai konsekuensi
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 04:43 WIB

Sidang Ditunda, Mantan Bupati Tanimbar Klaim Penetapan Tersangka Cacat Hukum

Jumat, 19 Juli 2024 - 02:00 WIB

Sidang Praperadilan Mantan Bupati Kepulauan Tanimbar Ditunda

Jumat, 19 Juli 2024 - 01:56 WIB

Kodim 0502/JU Koramil 03 Tanjung Priok Luncurkan Program Urban Farming untuk Mantan Preman

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:42 WIB

Gol, Hendry Bangun, Ketum PWI Pusat Dipecat DK PWI, IJW Beri Jempol

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:38 WIB

Tanamanku Sayang, Sampahku Buang: Koramil 01/Koja Manfaatkan Lahan Bekas Sampah

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:29 WIB

Koramil 06/KG Galakan Urban Farming sebagai Perekat Toleransi di Wilayah Kelapa Gading

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:20 WIB

Menuju Era Baru Pemberantasan Korups: Harapan pada Calon Pimpinan KPK Berlatar Belakang Maritim

Rabu, 17 Juli 2024 - 00:39 WIB

Dewan Kehormatan PWI Berhentikan Hendry Ch Bangun dari Keanggotaan

Berita Terbaru

Ust. Prof. Dr. H. Sofyan Sauri., M.Pd. (Guru Besar UPI Bandung).

Bandung

Sangat Berbahaya Berbicara Masalah Agama, Tanpa Ilmu

Minggu, 21 Jul 2024 - 04:20 WIB