BandungPunyaBerita. Com, Jakarta, 19 Maret 2025 – Siloam Hospitals Group terus memperkuat komitmennya dalam deteksi dini kanker payudara melalui program SELANGKAH (SEmangat LAwan KAnker) yang telah berjalan sejak 2023. Hingga kini, program ini telah memberikan lebih dari 32.000 layanan skrining gratis menggunakan mamografi dan USG payudara bagi perempuan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
Melibatkan lebih dari 120 dokter spesialis radiologi, dokter residen, tenaga kesehatan, serta staf pendukung, program ini telah menjangkau 150 desa dan komunitas di berbagai kota, termasuk Jakarta, Tangerang, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Kupang, Manado, Makassar, hingga Medan.
Dalam talkshow “Selangkah Rayakan Harapan: Perjalanan 32.000 Skrining Kanker Payudara”, Caroline Riady, CEO Siloam Hospitals Group, mengumumkan bahwa cakupan program ini akan diperluas dari 22 rumah sakit di 2024 menjadi 41 rumah sakit di 2025.
“Grup RS Siloam akan terus meningkatkan cakupan pelayanan SELANGKAH. Tahun ini, kami menargetkan 41 RS Siloam menjalankan program ini secara serentak agar dapat menjangkau lebih banyak perempuan,” ujar Caroline Riady.
Selain layanan skrining gratis, SELANGKAH juga mencakup edukasi masyarakat, pembacaan hasil, sesi konseling, serta pemantauan lanjutan bagi peserta dengan hasil temuan tertentu.
Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, David Utama, menegaskan bahwa tahun ini pihaknya akan lebih serius dalam memberikan pendampingan bagi pasien yang membutuhkan. “Deteksi dini saja tidak cukup. Tahun ini, Siloam Hospitals memastikan bahwa peserta yang mendapatkan hasil temuan dapat langsung mendapat tindak lanjut yang tepat,” jelasnya.
Dokter spesialis hematologi-onkologi medis, dr. Ruth Vonky Rebecca, SpPD, K-HOM, menekankan pentingnya deteksi dini kanker payudara.
“Jika kanker ditemukan pada stadium awal, peluang kesembuhan sangat tinggi dan kualitas hidup pasien tetap terjaga,” jelasnya.
Senada dengan itu, dokter spesialis radiologi, dr. Vera Nevyta Tarigan, Sp.Rad, Subsp. PRP(K), mengungkapkan bahwa dari hasil skrining SELANGKAH, sebanyak 0,9% peserta didiagnosis dengan kategori BIRADS 4, yang menandakan adanya massa mencurigakan dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami berharap peserta dengan hasil BIRADS 4 segera melakukan tindak lanjut medis agar bisa mendapatkan penanganan sejak dini,” tambahnya.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Melda Hutagalung, seorang guru yang mengikuti program SELANGKAH pada Agustus 2024. Hasil skriningnya menunjukkan adanya kanker payudara sejak dini dengan hasil BIRADS 4.
“Awalnya saya sangat terkejut. Namun, berkat program SELANGKAH, saya segera mendapatkan penanganan medis yang tepat. Saya sangat bersyukur, tanpa program ini mungkin saya tidak mengetahui kondisi saya sejak awal,” ungkap Melda dengan haru.
Dengan cakupan yang semakin luas di tahun 2025, SELANGKAH tidak hanya menjadi program skrining kanker payudara, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian Siloam Hospitals terhadap kesehatan perempuan di Indonesia.
Melalui deteksi dini, edukasi, serta pemantauan berkelanjutan, program ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak harapan bagi perempuan agar mendapatkan perawatan yang cepat dan tepat waktu.
Editor: Beny