BandungPunyaBerita. Com, Kota Bandung – DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indramayu untuk membahas sejumlah isu penting terkait tunjangan serta kebijakan Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menjelaskan bahwa dalam kunjungan kerja kali ini tunjangan perumahan menjadi perhatian utama karena mengalami penurunan tunjangan perumahan yang hanya tersisa sepertiga dari jumlah sebelumnya. Kebijakan ini dinilai berbeda dengan daerah sekitarnya, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait dasar keputusan tersebut.
“Tunjangan perumahan mereka turun drastis, hanya 30% dari sebelumnya. Wajar jika mereka bertanya apa dasar kebijakan ini, terutama karena ada perbedaan mencolok dengan wilayah lain,” ujar Daddy Rohanady, Kota Bandung, Rabu (26/03/2025).
Daddy Rohanady menekankan bahwa diperlukannya evaluasi berkala pada kebijakan terkait tunjangan karena perbedaan kebijakan seringkali terjadi akibat pergantian kepala daerah yang membawa kebijakan baru.
“Beda bupati, beda kebijakan. Oleh karena itu, evaluasi secara berkala sangat penting agar tunjangan tetap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini,” tambahnya.
Terkait Inpres 1/2025, Daddy menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah provinsi. Pergeseran anggaran sebesar Rp5.7 triliun dilakukan melalui pemangkasan biaya perjalanan dinas, pengurangan rapat di hotel, serta penyisiran anggaran untuk kebutuhan yang dianggap tidak mendesak.
“Penghematan ini perlu dilakukan agar anggaran bisa lebih tepat sasaran. Tapi, apakah kebijakan ini juga akan diterapkan di Indramayu? Itu perlu dibahas lebih lanjut oleh DPRD dan bupati terpilih,” jelasnya.
Menutup diskusi, Daddy Rohanady menyarankan agar DPRD Indramayu dan bupati terpilih dapat berkomunikasi dengan baik sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam menjalankan pemerintahan yang efektif dan efisien di Kabupaten Indramayu.*
Editor: Beny